Kimchie logo

About Kimchie

Berawal dari hobi jalan-jalan, Eva, seorang karyawan kantoran yang kemudian menjadi pendiri sekaligus pemilik Kimchie Tour & Travel, ingin bisa merasakan liburan tanpa terbatas oleh cuti. Ia pertama kali mengunjungi Korea Selatan pada tahun 2017 dan langsung jatuh cinta pada negeri Ginseng tersebut. Perjalanan selama dua minggu pada waktu itu ternyata kurang memuaskan bagi Eva sehingga ia memutuskan untuk membuat biro perjalanan wisatanya sendiri agar ia bisa kembali lagi ke sana kapan saja. Ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari kantor tempat ia kerja sebelumnya dan fokus pada bisnis dan studi masternya. Tamu Kimchie Tour & Travel di Korea Selatan.

Akhirnya, pada tahun 2019, Kimchie Tour & Travel lahir sebagai sebuah usaha biro perjalanan wisata yang berfokus pada dua destinasi di Asia Timur yaitu Korea Selatan dan Jepang. Ada beberapa paket wisata yang bisa dipilih di masing-masing negara tersebut berdasarkan musimnya seperti musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Atraksi-atraksi yang ditawarkan di masing-masing paket pun sangat menarik seperti Gunung Fuji, Tokyo Disneyland, Istana Gyeongbokgung, dan distrik perbelanjaan Myeongdong. Selain kedua negara tersebut, Kimchie berencana untuk memperluas paket wisata ke destinasi lainnya contohnya Turki dan Eropa. Eva, Merangkul Ibu Rumah Tangga dan Didukung Suami Eva menuturkan bahwa motivasinya mendirikan Kimchie adalah agar ia bisa mempunyai pekerjaan yang memberi kenangan dan keseimbangan waktu antara pekerjaan dengan kehidupan di luar kantor sehari-hari. Sebagai seorang ibu rumah tangga, tentunya Eva ingin dapat mengurus sembari tetap mendapatkan nafkah untuk keluarganya. Selain itu, ia juga tidak ingin kehilangan waktunya untuk hobinya yaitu jalan-jalan. Pada awalnya, Eva mendirikan bisnisnya seorang diri. Ia mempersiapkan situs web, akun media sosial, brosur penjualan, dan keperluan promosi lainnya dengan bermodalkan kemampuannya sendiri. Ketika bisnisnya semakin menggeliat, Eva mempekerjakan dua orang perempuan terdekatnya untuk operasional kantor Kimchie. Kedua karyawannya tersebut juga merupakan ibu rumah tangga yang memiliki nilai hidup yang mirip dengan Eva. Mereka ingin selalu produktif meskipun tidak selalu pada jam kantor. Eva sendiri mengaku bahwa ia fokus mempekerjakan perempuan untuk posisi back office karena ia ingin memberdayakan perempuan, khususnya ibu rumah tangga, yang mempunyai keterbatasan waktu. Menurut Eva, meskipun perempuan tidak memiliki banyak waktu luang karena perlu mengurus keluarganya, perempuan cenderung lebih teliti pada pekerjaan administratif. Selain itu, perempuan juga lebih peka ketika menghadapi klien sehingga Eva mempercayakan prosisi operasional kantor kepada sesama perempuan. Menanggapi keputusan Eva untuk membangun bisnis, suaminya memberikan dukungan yang luar biasa.

Suami Eva tidak melarangnya untuk mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya dan membuka usaha biro perjalanan wisata. Bahkan, sang suami yang merupakan seorang pengembang situs web membantu Eva untuk membuat sistem e-commerce di mana semua transaksi oleh kustomer Kimchie termasuk pembayaran, pembuatan jadwal perjalanan, dan pembuatan faktur penjualan & pembelian dapat dilakukan pada satu platform. Saat ini, sistem ini masih dikembangkan oleh Kimchie dan akan diluncurkan segera. Aktif Mengedukasi Selama Pandemi Kimchie Tour & Travel sudah berdiri dan aktif semenjak dua tahun yang lalu. Namun, karena pandemi yang melanda dunia di awal tahun 2020, Kimchie Tour & Travel terpaksa untuk menghentikan kegiatan bisnisnya untuk sementara waktu. Meskipun begitu, saat ini Kimchie tetap aktif menyapa audiensnya melalui program tur virtual dan acara bincang-bincang bertajuk Kimchie Talks di akun Instagramnya, yaitu @kimchie_travel. Kimchie bekerja sama dengan mahasiswa-mahasiswa yang tinggal di Korea Selatan dan Jepang untuk memberikan konten-konten menarik seputar kedua negara tersebut.

Pada Kimchie Talks, gambaran kehidupan di Korea Selatan dan Jepang diulas. Melalui cerita mahasiswa-mahasiswa tersebut, Kimchie Talks audiens juga bisa tahu hal apa saja yang menarik dari orang Korea Selatan dan Jepang dan kenapa audiens harus jalan-jalan ke kedua negara di Asia Timur tersebut. Program ini bertujuan untuk menggugah hati audiens Kimchie agar ingin berkunjung ke Korea Selatan dan Jepang. Selain menarasikan keindahan Korea Selatan dan Jepang sebagai destinasi wisata, program Kimchie Talks juga membagikan informasi tentang beasiswa pendidikan di sana. Hal ini dilakukan karena sebagian besar mahasiswa yang menjadi rekan Kimchie adalah penerima beasiswa. Maka dari itu, Kimchie memanfaatkan kesempatan ini untuk tidak hanya berbagi informasi tentang wisata tetapi juga ada nilai lain yang bisa audiensnya dapatkan. Akibat pandemi, Kimchie saat ini masih sekadar aktif di media sosial. Namun, Kimchie juga terus membuat rencana ke depan. Dari prakiraan bisnisnya, Kimchie optimis bisa mulai menjalankan bisnisnya kembali pada semester kedua tahun 2021. Kimchie berencana untuk membuka paket wisata pada musim gugur 2021 dan menambah destinasi selain Korea Selatan dan Jepang. Follow dan ketahui lebih lanjut mengenai Kimchie Tour & Travel di media sosial berikut ya, fellow companions!